Dicopot Menteri BUMN Said Didu: Menjabat Sesmen Seperti Sekolah Gratis

Kamis, 23 September 2010


Jakarta - Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) M said Didu mengaku banyak belajar berbagai hal saat menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN. Ia merasa seperti mendapat pengalaman di sekolah yang gratis.

"Saya sangat berterima kasih, ini seperti sekolah gratis. Saya belajar banyak di tempat ini sebagai seorang peneliti," ungkapnya lewat sambungan telepon kepada detikFinance, Kamis (23/9/2010) malam.

Said mengatakan, sebelum menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN ia menjadi staf peneliti di BPPT. Awalnya, ia merasa hanya tahu seluk beluk dunia korporasi secara teori saja.

"Sekarang alhamdulillah saya sudah mengerti tentang korporasi dengan sangat detil di setiap sektor," jelasnya.

Selain itu, ia mengatakan, dirinya menjadi lebih paham mengenai masalah hukum. Juga termasuk ilmu negosiasi yang paling sering dipraktikkan.

"Jadi kita bisa tahu bagaimana caranya mengelak dan menahan intervensi dari pihak manapun. Karena intervensi ini bentuknya bermacam-macam dan bisa datang dari siapa saja, terutama di BUMN ini," imbuhnya.

Setelah selesai masa tugasnya di Kementerian BUMN, Said mengaku akan kembali ke tempat lamanya di BPPT. Ia pun sedang memanti surat mengenai perpindahannya kembali tersebut.

Ia menyatakan akan terus berkarya sebagai peneliti di BPPT, seperti yang dulu pernah ia lakukan.

"Saya sedang tunggu suratnya untuk kembali ke kandang. Saya akan menjadi peneliti kembali dan akan melakukan berbagai perbaikan di mana pun tanpa jabatan apapun selama masih mampu," katanya.

Seperti diketahui, sore nanti, Said Didu akan dicopot dari jabatannya sebagai Sekretaris Kementerian BUMN. Said menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN di zaman 3 Menteri BUMN yaitu Sugiharto, Sofyan Djalil, dan terakhir Mustafa Abubakar.

Sebelumnya memang santer sekali isu kepindahan Said Didu dari jabatannya tersebut. Kabar yang beredar, ada ketidakcocokan antara Mustafa dengan Said.

Untuk mengisi kekosongan Said, kabarnya posisi tersebut akan diisi oleh Mahmudin Yasin yang saat ini menjabat sebagai Deputi Kementerian BUMN Bidang Privatisasi dan Restrukturisasi.

Semalam, Said Didu membereskan barang-barang di ruangan kantornya hingga tengah malam. Barang-barang yang dibereskan terlebih dahulu dipisahkan antara barang pribadi dan milik kantor.

"Saya sedang memisahkan antara barang pribadi dan barang kantor. Jangan sampai ada barang kantor yang terbawa pulang. Ini sambil disaksikan pejabat berwenang untuk bikin berita acaranya," katanya.

Said mengaku barang-barangnya yang ada di kantor saat ini jumlahnya cuku banyak sehingga akan memakan waktu cukup lama. "Mungkin baru selesai lepas tengah malam nanti," katanya.

Menurut Said, meski hari ini adalah hari terakhirnya menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN, pagi hari ia akan tetap menjalankan pekerjaannnya sampai menunggu dicopot dari jabatannya sore hari nanti.

Sumber:www.detikfinance.com

0 komentar: